Senin, 02 Juni 2008
Persimapangan
Masih mencari-cari arah
Timur atau barat?
Kini aku dipersimpangan
Menunggu harapan
Menunggu Kereta cinta
Tapi, Lelah menanti
Tak jua datang
kereta cinta yang mereka bilang
Dan aku makin hilang arah
Kala badai
Menghempas tubuh ini
Aku masih dipersimpangan
Menunggu sebuah harapan
-Bukit Tinggi, 02 Juni 2008-
Rabu, 28 Mei 2008
Malam, Sepi dan Hampa
Malam ini Sepi
Hatiku Sepi
Bukan Karena Cinta
Tapi Karena Luka
Luka Karena tak pernah tahu
Apa artinya Cinta
Bagaimana Cinta
Dan Dimana Cinta
Malam ini
Tanpa cahaya
Aku mulai memejamkan mata
Bukan Karena Takut
Tapi karena tak ingin
Melihat Wajah ini
Malam ini juga
Aku tahu
Tak selamanya Cinta
Membuat Sengsara
Dan aku juga tahu
Sekarang aku tampa Cinta
Sepi dan Hampa
-Bukit Tinggi, 29 Mei 2008-
Jumat, 23 Mei 2008
Airmata Kehancuran
Ketika matahari
Tertutup sang awan
Aku hilang rasa
Diantara siang dan malam
Sunyi,
Itu yang bisa terasa
Tak ada yang bias kubagi
Selain airmata
Air mata kehancuran
Yang setiap saat selalu ada
Airmata yang tertahan
Saat senyum harus terpajang
Diwajah yang penuh duka ini
-
Saya Selalu Kangen Kalian
Setelah ini, tak ada lagi seragam putih abu-abu. Tak ada lagi. Kejar-kejaran gara-gara telat dating kesekolah. Tak ada lagi guru yang panik liat ulah kita. Tak ada lagi bolos bareng. Kini semua tinggal kenangan.
Saya yakin, ini bukan perpisahan. Ini gerbang buat kita buat masuk dalam kehidupan baru. Tapi gerbang itu masih setengah terbuka. Tinggal menunggu satu kunci lagi. Tidak lama lagi kunci itu akan datang. Jadi, bersiap saja.
Bersama kalian, 1 tahun, 2 tahun atau 3 tahun.
Jujur, berat rasanya berpisah dngan kalian. Tapi ini memang harus terjadi. Kita tidak bisa menolak semua ini. Apa mau dikata. Kita masih tetap satu keluarga. Satu hati. Satu prinsip. Kita akan selalu bersama. Gak ada yanhg bakal misahin kita.
Teman-teman, saya ingin kita semua menjadi orang yang sukses. Kita harus buktiin pada smua orang kalau kita tuh benar-benar orang yang terpilih. Dari segi apapun jua. Tak ada yang bias menyaingi kita. Kawan, percayalah kalau suatu saat kita bakal bertemu lagi dalam kehidupan yang lain. Dengan nama yang lain. Semoga saja.
Tak banyak lagi yang ingin saya tulis. Sebab, ada rindu yang tertahan saat menulis semua ini. Yang jelas saya kangn kalian. Saya sayang kalian. Kita tetap satu.
Senin, 19 Mei 2008
Curhat, Enaknya Dimana??
Terkadang kita susah buat curhat. Susah nyari tempat yang pas buat berbagi senang, sedih maupun senang. Kenapa mesti bingung. Tahu gak sih kalau ternyata banyak tempat curhat yang asik. Mau tahu?
Orangtua. Kenapa mesti malu buat ceritain masalah kamu sama orangtua sendiri. Yakin deh orangtua punya solusi yang terbaik buat masalah kamu. Orangtua punya pengalaman yang lebih sewaktu remaja dan rahasianya juga terjamin.
Teman. Wah, bagi kamu yang malu buat ceritain masalahnya sama orangtua. Kamu mesti cari teman nih. Tapi ingat ya jangan teman yang ember, bisa-bisa masalah kamu malah kesebar sampai ujung dunia.
Diari. Buat yang gak mau berbagi sama orang sekitar, kamu bisa berbagi sama diari. Enak juga kan, diwaktu luang bisa baca semua kisah kamu. Dijamin bikin ketawa, nangis dan terharu deh.
Blog. Kalau yang satu ini jarang banget dipakai orang. Soalnya takut dibaca orang. Tapi, jangan heran juga loh, banyak juga yang berani nulis kisah hidupnya di blog. Ya, itung, itung promosi lah.
Pokoknya, yang terpenting adalah bagaimana kamu bisa merasa nyaman dengan kondisi kamu. Dimana kamu percaya buat curhat. Asal kamu mau, pasti banyak tempat curhat. Asal jangan curhat sama pohon, batu atau meja lah.
Selasa, 13 Mei 2008
Sehat Ala Permen Karet

Permen karet dapat mengurangi risiko cavities pada gigi, membantu menurunkan berat badan, meningkatkan konsentrasi, sekaligus meredakan stres ampuh banget memutihkan gigi. Apalagi dengan rasa permen karet sekarang yang beraneka ragam dan rasa mint yang mampu menyegarkan mulut.
Bahkan, kebanyakkan para pemain basket dunia pun senang mengunyah permen karet. Contohnya saja Michael Jordan, saat bertanding dia kelihatan asyik mengunyah permen karet. Katanya sih, kalau dia ngunyah permen karet akan meningkatkan konsentrasinya dalam bertanding.
Selain xylitol pada permen karet yang mampu mengurangi pembentukkan caviteies pada gigi. Saat mengunyah permen karet pun, mulut kita terbukti akan memproduksi kelenjar air ludah lebih banyak dan mampu untuk menetralisir asam akibat makanan yang merusak gigi.
Seorang psikolog asal Inggris menyebutkan orang yang terbiasa mengunyah permen karet akan memiliki ingatan yang lebih kuat sebanyak 25%. Proses tersebut juga berkaitan dengan kerja jantung dan pembuluh darah lebih cepat ke otak.
Selain itu, permen karet juga ada yang dilengkapi dengan multivitamin. Contohnya, permen karet Olympus Sport's New Active. Kandungan multivitamin didalamnya adalah thiamin (B1), niacin(B3), pantotenic acid (B5), dan pyridoxine (B6). Multivitamin tersebut mampu membantu metabolisme dalam tubuh.
Ada juga permen karet yang mampu membantu proses penurunan berat badan. Permen karet tersebut adalah Slimsteady Chewing Gum. Permen karet ini mengandung vitamin B12 yang mampu menstabilkan tingkat gula dalam darah.
Nah, dibanding merokok mending juga kan kalau kamu mengunyah permen karet. Tapi, betapapun bermanfaatnya permen karet kita tetap dianjurkan untuk tidak terlalu sering mengonsumsinya.
Membangkitkan Semangat Nasionalisme

Kata-kata diatas mungkin bisa menjadikan gambaran bagi kita tentang kesadaran bagi kita sebagai bangsa Indonesia. Maksudnya disini adalah, sebagai warga negara, kita tidak perlu mengingat apa yang telah kita terima, tapi sebenarnya apa yang telah kita berikan buat bangsa ini.
Mungkin kita sama-sama tahu, bahwa tahun sekarang Indonesia genap memasuki 100 tahun kebangkitan bangsa ini. Tepatnya, seratus tahun yang lalu, tanggal 20 Mei 1908, hari yang begitu bersejarah buat bngsa ini. Dari situlah Bangsa ini mulai menyadari bahwa negara ini patut keluar dari keterpurukan.
Tahun demi tahun bangsa ini merangkak dari keterpurukan. Tahun 1908 tersebut adalah awal untuk bangsa ini membuktikan pada dunia, bahwa sesungguhnya negara ini patut diperhitungkan oleh negara lain dari segi apapun.
Duapuluh tahun kemudian, tahun 1928 sejarah baru lagi buat bangsa ini. Persatuan dari seluruh pemuda Indonesia berkumpul untuk menyamakan satu visi. Visi untuk menyatukan seluruh pemuda dan pemudi Indonesia dalam satu visi, sumpah pemuda. Mereka mengaku bertumpah darah satu, berbahasa stu dan bertana air satu.
Pembuktian lagi, bahwa bangsa kita adalah bangsa yang besar. Disamping wilayah yang luas, bangsa kita juga mempunyai keanekaragam suku bangsa.
Dengan keanekaragaman tersebut, mengundang banyak negara untuk menguasai bumi pertiwi ini. Banyak negara yang datang kenegara ini. Mulai dari sekedar berkunjung sampai menjajag sekalipun. Baik belanda yang bertahun-tahun menjajah negara ini. Sampai Jepang yangn hanya berhasil beberapa tahun menguasai negara ini.
Ketangguhan bangsa ini kembali dibuktikan. Pasalnya, pada tanggal 17 Agustus 1945 negara ini resmi melepaskan diri dari jajahan bangsa asing. Sehingga negara ini keluar dari keterpurukan. Saatnya juga bagi bangsa ini untuk berbenah tentang sistem pemerintahan yang akan dijalankan negara ini berikutnya.
Sepertinya, ketabahan bangsa ini kembali di uji. Setelah resmi menyatakan diri untuk keluar dari penjajahan. Beberapa kejadian kembali melanda negeri ini. Mulai dari serangan kembali dari bangsa asing, sampai serangan dari dalam negeri sendiri yang membentuk negara komunis. Tak ketinggalan juga, demi menciptakan negara yang benar-benar maju. Indonesia beberapa kali mengganti sistem pemerintahan. Indonesia juga mengalami beberapa orde sampai dengan sekarang.
Peristiwa-peristiwa tersebut tentunya memberikan cerminan bagi kita sebagai generasi penerus bahwa kemerdekan itu didapat bukan dengan mudah dan beberapa kali juga bangkit dari keterpurukan.
Sebagai generasi penerus tentunya banyak yang menanyakan apa yang seharusnya dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa ini. Sekarang tidak ada lagi pertempuran senjata. Sangat berbeda dengan beberapa puluh tahun lalu. Para pahlawan yang mati-matian berjuang untuk mempertahankan negara ini dari penjajah.
Beberapa tahun setelah bangsa ini bangkit, mungkin tak ada penjajahan langsung. Tapi kita bisa merasakan penjajahan tidak langsung oleh bangsa lain. Mulai dari penculikkan batas wilayah, perampasan kebuadayaan sampai beberapa kasus yang belakangan ini terjadi.
Hal tersebut juga meminta kesadaran kita. Bahwa kita harus membuka mata. Kita harus sadar bahwa bangsa ini kembali menghadapi masa-masa kritis. Yang harus kita lakukan adalah bagaimana caranya untuk mempertahankan bangsa ini. Dengan berbagai cara. Tak perlu menghadapi perang senjata. Tapi cukup dengan perang otak.
Tak banyak yang menyadari hal ini. Sehingga banyak sekali generasi kita yang kurang peduli dengan nasib bagsa ini. Kita hanya berpikiran bahwa urusan negara adalah urusan orang tua. Tapi, sebagai generasi muda, kita harus menyiapkan diri untuk memepersiapkan diri untuk menjadi pemimipin bangsa. Jika semua remaja berpikiran bahwa urusan negara merupakan urusan orang tua, maka saat akan memimpin tak jarang kita akan menemui kesulitan. Bisa dipastikan juga beberapa tahun mendatang akan terjadi "Lost generation".
Mulai dari sekarang kita patut menyadari bahwa kita harus kembali membangkitkan semangat bangsa seratus tahun lalu. Semangat yang menjadikan bangsa ini bisa keluar dari keterpurukan. Semangat itu yang patut kita gali agar bangsa ini benar-benar dapat membuktikan kepada dunia bahwa kita adalah negara besar, bukan besar omongan saja. Saatnya juga mambangkik batang tarandam untuk bangsa ini. Kemabli mengulang sejarah keluar bangsa ini dari keterpurukan. Sekaranglah saatnya kita mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin buat bangsa uni. Tentunya dengan semangat kebangkitan bangsa ini, kita tunjukan pada dunia bahwa negara kita patut diperhitungkan.
